Kelompok Riset MSPI
Dalam rangka memperkuat budaya akademik, meningkatkan produktivitas penelitian, serta mendorong kolaborasi keilmuan yang berkelanjutan, Program Studi Magister Sejarah Peradaban Islam (MSPI) Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta secara resmi menetapkan Kelompok Riset Dosen Tahun 2025.
Pembentukan kelompok riset ini merupakan langkah strategis untuk mengonsolidasikan kepakaran dosen sesuai bidang keilmuan masing-masing, sekaligus menjadi wadah kolaborasi dalam menghasilkan penelitian berkualitas, publikasi ilmiah bereputasi, pengabdian kepada masyarakat, serta kerja sama akademik di tingkat nasional maupun internasional.
Kelompok Riset Sejarah Sosial Islam
Kelompok riset ini berfokus pada kajian sejarah sosial masyarakat Islam, dinamika gerakan Islam, serta perkembangan institusi dan pranata sosial keislaman.
Anggota:
-
Prof. Dr. H. Machasin, M.A.
-
Prof. Dr. H. Dudung Abdurahman, M.Hum.
-
Dr. Nurul Hak, S.Ag., M.Hum.
-
Dr. Sujadi, M.A.
-
Dr. Maharsi, M.Hum.
Tema penelitian:
-
Gerakan Islam Kontemporer
-
Institusi dan Pranata Islam
Kelompok Riset Sejarah Politik Islam
Kelompok ini mengembangkan kajian mengenai sejarah politik Islam, Islamisme, serta berbagai gerakan politik Islam yang berpengaruh terhadap perkembangan peradaban Islam.
Anggota:
-
Prof. Dr. Muhammad Wildan, M.A.
-
Prof. Dr. Badrun, M.Si.
-
Dr. Syamsul Arifin, S.Ag., M.Ag.
Tema penelitian:
-
Islamisme dalam Sejarah
-
Gerakan Politik Islam
Kelompok Riset Sejarah Kebudayaan Islam
Kelompok riset ini memusatkan perhatian pada hubungan Islam dan kebudayaan, tradisi lokal, serta berbagai isu kontemporer dalam sejarah kebudayaan Islam.
Anggota:
-
Prof. Dr. Muhammad Abdul Karim, M.A., M.A.
-
Dr. Imam Muhsin, M.Ag.
-
Dr. Maharsi, M.Hum.
Tema penelitian:
-
Isu-isu Islam Kontemporer
-
Islam dan Kebudayaan Lokal
Melalui pembentukan tiga kelompok riset tersebut, Program Studi Magister Sejarah Peradaban Islam berharap dapat menciptakan ekosistem riset yang lebih kolaboratif, produktif, dan berdampak. Kelompok riset ini juga diharapkan menjadi ruang pengembangan kepakaran dosen sekaligus melibatkan mahasiswa dalam kegiatan penelitian, publikasi ilmiah, seminar, serta pengabdian kepada masyarakat. Dengan demikian, hasil-hasil penelitian yang dihasilkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan studi sejarah dan peradaban Islam, baik pada tingkat nasional maupun internasional.