Mahasiswa MSPI Teliti Tradisi Ojung Probolinggo dalam Ujian Tesis
Mahasiswa MSPI Teliti Tradisi Ojung Probolinggo dalam Ujian Tesis
Program Studi Magister Sejarah dan Peradaban Islam (MSPI) Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta kembali menyelenggarakanujian tesis mahasiswasebagai bagian dari tahapan akhir studi magister. Kali ini, ujian dilaksanakan olehM. Lutfiatul Hasan(NIM: 23201021003) padaSenin, 12 Januari 2026, pukul09.00 WIB.
Dalam ujian tersebut, M. Lutfiatul Hasan mempertahankan tesis berjudul“Studi Fungsional-Historis Tradisi Ojung bagi Masyarakat Desa Tongas Kulon Kecamatan Tongas Kabupaten Probolinggo 1910–2000 M”. Penelitian ini mengangkat tradisi lokal Ojung, sebuah praktik budaya yang telah hidup lebih dari satu abad dan memiliki fungsi sosial, religius, serta kultural bagi masyarakat setempat.
Ujian tesis ini dibimbing olehDr. Imam Muhsin, M.Ag., dengan tim penguji yang terdiri atasProf. Dr. Maharsi, M.Hum.sebagai Penguji I danDr. Syamsul Arifin, M.Ag.sebagai Penguji II. Dalam presentasinya, Lutfiatul Hasan menjelaskan bahwa tradisi Ojung pada awalnya berfungsi sebagai ritual meminta hujan sekaligus hiburan rakyat. Namun, seiring dinamika sosial dan keagamaan, fungsi dan makna Ojung mengalami transformasi yang signifikan.
Melalui pendekatansosiologi-budayadan metode sejarah—meliputi heuristik, kritik sumber, interpretasi, dan historiografi—penelitian ini menunjukkan bahwa Ojung tidak lagi sekadar dipahami sebagai tradisi yang identik dengan kekerasan simbolik. Sebaliknya, Ojung berkembang menjadi mediumsosial-keagamaan, sosial-budaya, dan sosial-ekonomiyang sarat dengan nilai-nilai Islam dan kearifan lokal. Proses islamisasi tradisi turut menguatkan makna positif Ojung sebagai sarana mempererat solidaritas sosial masyarakat Tongas Kulon.
Selain tesis, yang bersangkutan telah menerbitkan artikel ilmiah berjudul“Integrasi Sosial dalam Perayaan Tradisi Maulid Nabi di Kalangan Masyarakat Desa Roto Probolinggo”pada jurnal terakreditasiSINTA 5, yang memperkuat kontribusinya dalam kajian sejarah sosial dan budaya Islam lokal.
Ujian tesis ini menegaskan komitmen MSPI dalam mendorong penelitian sejarah yang tidak hanya kuat secara metodologis, tetapi juga relevan dengan realitas sosial masyarakat. Kajian terhadap tradisi lokal seperti Ojung menjadi bagian penting dalam upaya memahami dinamika peradaban Islam di tingkat lokal sekaligus memperkaya khazanah historiografi Indonesia.
Pernyataan:
Artikel berita ini disusun denganbantuan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI)sebagai alat pendukung penyuntingan bahasa dan struktur penulisan, tanpa mengurangi substansi akademik, keakuratan data, serta tanggung jawab intelektual penulis.