Ujian Tesis Mahasiswa MSPI Ungkap Kontribusi Syekh Awad Syahbal dalam Modernisasi Pendidikan Keturunan Arab di Surakarta

Program Studi Magister Sejarah Peradaban Islam (MSPI), Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, kembali menyelenggarakan ujian tesis mahasiswa padaSenin, 8 Desember 2025, pukul09.00 WIB. Ujian ini dilaksanakan oleh mahasiswa atas namaRani Lestari, dengan judul tesis“Kontribusi Syekh Awad Syahbal dalam Transisi Pendidikan Keturunan Arab di Surakarta 1911–1942 M.”

Dalam pelaksanaan ujian tesis tersebut, Rani Lestari dibimbing olehProf. Dr. Muhammad Wildan, M.A., serta diuji olehDr. Imam Muhsin, M.Ag.sebagai Penguji I danDr. Sujadi, M.A.sebagai Penguji II. Proses ujian berlangsung secara akademik dan konstruktif, dengan penekanan pada ketajaman analisis sejarah sosial dan kejelasan argumentasi penelitian.

Penelitian ini mengkaji dinamika sosial-politik keturunan Arab di Surakarta pada awal abad ke-20, khususnya dalam konteks kebijakan kolonial Belanda yang menggolongkan komunitas Arab sebagaiVreemde Oosterlingen. Dalam situasi tersebut,Syekh Awad Syahbal, yang menjabat sebagai Kapitan Arab, tampil sebagai tokoh penting yang memberikan perhatian serius terhadap pengembangan dan modernisasi pendidikan keturunan Arab.

Melalui pendekatan sejarah sosial dan metode penelitian sejarah, penelitian ini menunjukkan bahwa peran Syekh Awad Syahbal berkembang melalui dua fase utama. Pada fase pendidikan tradisional, ia berkontribusi melalui penguatan lembagaal-Jam’iyah al-‘Arabiyah al-Islamiyahdengan mendatangkan guru-guru dari luar negeri untuk meningkatkan kualitas pengajaran agama dan bahasa Arab. Pada fase pendidikan modern, Syekh Awad Syahbal berperan penting dalam pendirianHollandsch-Arabische School (HAS)sebagai institusi pendidikan modern bagi keturunan Arab di Surakarta, yang didukung oleh Keraton, pemerintah Belanda, dan sebagian komunitas Arab setempat.

Penelitian ini juga menyoroti bahwa modernisasi pendidikan tersebut membawa dampak yang beragam, baik positif maupun negatif, bagi masyarakat keturunan Arab di Surakarta. Temuan ini memperkaya kajian sejarah lokal serta memberikan perspektif baru mengenai relasi antara kolonialisme, elite lokal, dan transformasi pendidikan Islam.

Selain menyelesaikan tesis, Rani Lestari juga aktif dalam publikasi ilmiah. Salah satu artikelnya berjudul“Al-Mas’udi’s Contribution in the Development of Classic Islamic Historiography”telah terbit pada jurnalJUSPI (Jurnal Sejarah Peradaban Islam)yang terakreditasiSINTA 3, dan ditulis bersama Dr. Nurul Hak dan M. Nasihudin Ali. Publikasi ini mencerminkan konsistensi akademik mahasiswa MSPI dalam pengembangan riset sejarah Islam.

Melalui ujian tesis ini, Program Studi Magister Sejarah Peradaban Islam terus menegaskan komitmennya dalam menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas, kontekstual, dan berkontribusi nyata bagi pengembangan studi sejarah Islam dan sejarah sosial di Indonesia.