Prof. Dudung Abdurahman Publikasikan Kajian Khalwat QINI Tarekat Idrisiyyah di Jurnal Scopus Q1
Prof. Dudung Abdurahman Publikasikan Kajian Khalwat QINI Tarekat Idrisiyyah di Jurnal Scopus Q1
Yogyakarta, [21 Oktober 2026]. Program Studi Magister Sejarah Peradaban Islam (MSPI) Fakultas Adab dan Ilmu Budaya (FADIB) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyampaikan apresiasi dan selamat kepada Prof. Dudung Abdurahman atas terbitnya artikel ilmiah diQudus International Journal of Islamic Studies(QIJIS) Vol. 14 No. 1 (2026), jurnal yang terindeks Scopus Q1. Artikel ini ditulis bersama Aat Hidayat dan Rusyda Nasyita Rahman, berjudul“QINI Khalwat to Strengthen Spiritual, Moral, and Philanthropic Values in the Idrisiyyah Order in Tasikmalaya.”
Mengenal QINI
Artikel ini mengkaji praktik QINI, yakni ritual khalwat di lingkungan Tarekat Idrisiyyah di Pagendingan, Tasikmalaya. Istilah QINI berasal dari bahasa Arabqinīyang berarti “lindungilah aku”, dan dipahami sebagai ikhtiar spiritual untuk meraih kehidupan mulia melalui ampunan dan rahmat Allah.
Pendekatan dan temuan
Penelitian ini menggunakan pendekatan historis-antropologis dengan metode kualitatif, meliputi observasi partisipan, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Hasilnya menunjukkan bahwa Khalwat QINI berkembang secara dinamis dan transformatif di bawah bimbingan para mursyid, terutama Sheik Akbar Muhammad Fathurahman.
Ritual ini dilaksanakan selama tiga hari tiga malam pada bulan Rajab, Zulhijah, dan Rabiulawal. Selama khalwat, peserta memperdalam pengalaman spiritual melalui zikir, wirid, serta bimbingan intensif mursyid tentang pentingnya kedekatan kepada Allah dan penanaman sikap zuhud.
Dari spiritualitas ke filantropi
Salah satu temuan menarik adalah bagaimana nilai spiritual itu diwujudkan dalam kepedulian sosial melalui tradisi Lelang Toh Tohan. Tradisi ini telah menghimpun dana filantropi hingga miliaran rupiah, yang dimanfaatkan untuk pendidikan, dakwah, serta pemberdayaan sosial-ekonomi anggota Tarekat Idrisiyyah dan masyarakat luas.
Artikel ini menyimpulkan bahwa Khalwat QINI membangun hubungan erat antara penguatan spiritual, pembentukan moral, dan praktik filantropi. Pendalaman spiritual menumbuhkan karakter moral yang mendorong kepedulian sosial, sehingga ritual ini berfungsi sebagai media pengembangan spiritual sekaligus kontribusi bagi kesejahteraan masyarakat. Dengan demikian, QINI Khalwat dapat dipandang sebagai model kehidupan beragama yang transformatif dalam konteks Indonesia.
Makna bagi MSPI
Publikasi ini menunjukkan kekuatan kajian sejarah dan peradaban Islam yang memadukan pendekatan historis dan antropologis untuk memahami praktik keagamaan yang hidup di masyarakat, dari dimensi spiritual hingga dampak sosialnya. Capaian ini sejalan dengan komitmen MSPI membangun tradisi riset yang berkualitas, berstandar internasional, dan relevan bagi masyarakat.
Bagi calon mahasiswa yang ingin mendalami sejarah dan peradaban Islam bersama dosen-dosen yang aktif berkontribusi pada publikasi internasional bereputasi, MSPI FADIB UIN Sunan Kalijaga membuka kesempatan untuk bergabung. Informasi pendaftaran: admisi.uin-suka.ac.id