Prodi MSPI Susun Pedoman Penulisan Tesis Baru, Perkuat Tata Kelola Akademik

Yogyakarta— Program Studi Magister Sejarah Peradaban Islam (MSPI) Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta memulai kegiatan Penyusunan Pedoman Penulisan Tesis yang akan berlangsung dalam delapan tahapan sejak 1 April hingga 15 Juni 2026. Kegiatan ini melibatkan dosen program studi serta 14 mahasiswa, dan bertempat di Ruang Rapat Magister Lantai 2 Fakultas Adab dan Ilmu Budaya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembentukan tim perumus dan evaluasi kritis atas pedoman lama, dilanjutkan dengan benchmarking ke program magister sejenis di perguruan tinggi lain, Focus Group Discussion (FGD) untuk merumuskan kerangka konseptual, dua kali workshop teknis penyusunan sistematika penulisan, uji publik atau konsultasi internal, finalisasi dan harmonisasi dokumen, hingga tahap pengesahan dan sosialisasi pedoman kepada sivitas akademika.

Melalui proses ini, Prodi MSPI menargetkan lahirnya dokumen Pedoman Tesis yang siap disahkan, draft Standar Operasional Prosedur (SOP) pembimbingan dan ujian tesis, serta rekomendasi teknis mengenai etika akademik dan pencegahan plagiarisme.

Ketua Program Studi MSPI, Dr. Thoriq Tri Prabowo, menekankan bahwa pembaruan pedoman ini bukan sekadar revisi administratif, melainkan langkah strategis menjawab kebutuhan zaman.

"Pedoman tesis yang kita susun harus adaptif — mampu mengikuti kebutuhan administrasi akademik yang terus berkembang, sekaligus merespons kebijakan nasional tentang capaian lulusan program magister. Ini bukan hanya soal keseragaman format, tetapi soal memastikan mahasiswa MSPI menghasilkan karya ilmiah yang metodologisnya kuat, historiografinya tajam, dan relevan dengan tuntutan mutu pendidikan pascasarjana saat ini," ujar Dr. Thoriq.

Ia menambahkan bahwa keterlibatan dosen senior, unsur penjaminan mutu, dan masukan dari mahasiswa dalam proses penyusunan diharapkan menghasilkan pedoman yang benar-benar aplikatif dan mudah diimplementasikan dalam proses pembimbingan sehari-hari.

Dengan pedoman baru ini, Prodi MSPI berharap dapat meningkatkan kualitas penelitian dan luaran akademik mahasiswa, sekaligus memperkuat sistem penjaminan mutu program studi secara berkelanjutan.

Alur Waktu Kegiatan

Seluruh rangkaian berlangsung selama sepuluh pekan, dari 1 April hingga 15 Juni 2026, dalam delapan pertemuan sehari penuh yang digelar setiap dua pekan. Diawali dengan pembentukan tim perumus dan review kritis atas pedoman lama pada awal April, proses berlanjut ke tahap benchmarking dengan program magister sejenis di perguruan tinggi lain, sebelum masuk ke FGD akhir April yang merumuskan kerangka konseptual pedoman.

Memasuki Mei, dua kali workshop teknis digunakan untuk menyusun sistematika penulisan, mekanisme pembimbingan, hingga prosedur ujian proposal dan tesis. Draf yang dihasilkan kemudian diuji secara publik melalui konsultasi internal pada akhir Mei, sebelum difinalisasi dan diselaraskan dengan regulasi pascasarjana pada awal Juni. Rangkaian ditutup pada 15 Juni 2026 dengan pengesahan resmi oleh pimpinan pascasarjana sekaligus sosialisasi pedoman kepada dosen dan mahasiswa.